Feeds:
Posts
Comments

Archive for November, 2010

Udara tanpa oksigen

Kemudian aku mematahkan hidungku dan berkaca

Inikah Salahku? Aku lihat hidungku berdarah. Kemudian aku seka dengan sebuah kacamata.

Untuk apa aku diserang saat aku sakit. Apakah aku menghisap ganja ketika aku berumur 10 tahun.

Aku bertanya sampai sekarang dan seakan-akan semua pertanyaan dalam gigiku ini tidak pernah patah bagaikan gigi susu yang telah membusuk seperti gigi usia lanjut tetapi dengan kekuatan yang berbeda sehingga aku tidak dapat melepasnya.

Pembahasan berulang kali seperti hal nya itu hanyalah sebuah karangan cerita dan rekaan yang membuat perut manusia lain terkocok dengan sangat kencang.

Kemudian apakah sebuah baki ketika aku membawakan segenap buah dan kemudian buah tersebut jatuh mereka akan menghantam ku dan mengerogoti aku.

Apa sebuah lawakan ini menjadikan kalian berdua seorang pelawak. Kalian menciptakan panggung dan tokoh kalian dimata kalian sendiri. Kemudian aku mengikuti kalian, karena semua perkataan kalian sangat nyaman untuk diikuti.

Kenyamanan menuju ke sebuah botol minum tanpa tutup dan akan selalu membocorkan air dari segala sisi. Aku mengingat segelintir semua perlakuan dan ketika aku tidak memukulkan tangan ku menuju tembok.

Aku terjatuh dan berarah aku melihat kehawatiran yang aku pikir sangat baik, tapi ternyata semua itu hanyalah kekhawatiran menuju kertas benda mati yang selalu kalian simpan bukan karena darah di daguku.

Kemudian jawaban itu tidak akan kudapatkan kejujurannya karena pada dasarnya siapakah manusia yang jujur pada dirinya sendiri.

Kalian akan terus memberikan ikatan pada jantung kalian sampai berhenti berdetak dan ketika aku terbangun aku tidak dapat membaca lagi pertanyaanku itu.

Ketika aku bangun, aku menjadi kalian.

Read Full Post »