perjalanan tercepat sepanjang 100.000 km dilalui dengan sangat cepat. perjalanan 1.000.000 km dilalui dengan kepadatan. perjalanan 5 km dilalui dengan kegagalan. petir dan kilat menyamarkan suara. Apa? maaf tidak terdengar. Bisakah diulangi?
Membutuhkan oksigen bahkan nafas buatan. Langsung saja dimainkan kemaluannya dan disodorkan ke dalam paru-paru sebuah kambing. kemudian kambing itu berubah menjadi hitam. Mereka mengira hidup padahal mereka mati, mereka yang mati mengira mereka Tuhan. lari tercepat sepanjang 500 km bahkan tidak menggunakan kaki sama sekali. Lalu apa yang ada di otak? dengan tangan? dengan mulut? ya benar. Berlari menggunakan mulut adalah cara bertahan hidup yang terbaik menurut kambing hitam tersebut. Kemudian dengan menggunakan mulutnya dia melakukan oral seks, makan, oral seks, makan, dan makan. Diam, diam, dan diam. Seorang pelacur dengan mengenakan mukenah menyapa dan melambaikan tangannya, semua menyauti dengan kegaduhan. Seorang Ustad berlari dan menyapa, semua mengeluarkan kotoran yang paling kotor, dimakannya lalu dilempari ke ibu mereka masing-masing. Ibu mereka menjadikannya sarapan ditambah darah suaminya yang merupakan air minum kambing hitam tersebut. Ketakutan demi ketakutan menyuluti tempat itu. Perlahan-lahan perkosa pelacur tersebut, dan mereka berkata “kau tidak cuman satu bahkan setangah, kau banyak, kau ada seribu”, pelacur tersebut menjawab, “Aku ada seribu, tanpa disadari kau itu adalah aku, kau dapat kumakan, kau dapat ku potong-potong.” “Tidak perlu kau makan aku, tida perlu kau potong-potong aku.” Kemudian dia melebur menjadi beribu-ribu satuan terkecil seperti semacam cacing kremi dengan bentuk yang sangat menjijikan. Kemudian Memasuki pelcaur tersebut melewati vagina nya yang terbentuk seperti gerbang kerajaan berwarna emas. Dimasuki ribuan cacing kremi tersebut, berubahlah pelacur itu menjadi Ulama. Bersih, Suci, dan Biadab.
Biadab
May 26, 2010 by Bayu Ardhyanto